Wisata Serba Putih di Kawah Putih

Pintu masuk kawah putih

Pintu masuk kawah putih

Kawah Putih atau White Crater sudah tidak asing lagi tentunya bagi warga Bandung, apalagi yang tinggalnya di daerah Ciwidey (ya iyalah :v). Kawah Putih terletak di Gunung Patuha dengan ketinggian 2200-an mdpl berlokasi di Kota Wisata Ciwidey. Sebelum Anda masuk ke Kawah Putih Anda akan melewati Terminal Ciwidey, Pemukiman Warga Ciwidey, dan Patuha Resort (sedang dibangun saat tulisan ini diangkat). Tiket masuk saat ini jika ditotalkan sekitar Rp. 30.000an / orang untuk wisatawan domestik dan Rp. 45.000an / orang untuk wisatawan mancanegara. Mahal banget yah :D? Kita ambil rinciannya berikut:

  • tiket per orang: Rp. 17.000 (wisdom) / Rp 30.000 (wisman)
  • bayar angkutan pulang pergi: Rp 13.000
  • parkir: Rp. 5000 (motor) / Rp. 6000 (mobil)
Odong - odong di Kawah Putih

Odong – odong di Kawah Putih

Tugu Kawah Putih

Tugu Kawah Putih

Gerbang Kawah Putih

Gerbang Kawah Putih

Untuk mobil yang ingin masuk ke Kawah Putih, Anda harus membayar uang jasa lingkungan sekitar Rp. 150.000 / mobil. Sebelumnya saya pernah ke Kawah Putih dua kali. Dulu waktu SMA tiket tersebut berharga Rp. 15.000 lebih murah dibandingkan saat ini. Faktor utamanya adalah fasilitas dan manajemen yang lebih baik dari Perhutani. Dulu saat ke Kawah Putih motor dan mobil pengunjung bebas masuk ke Kawah Putih sehingga macet ataupun kehabisan parkir sering terjadi. Tapi kini pengunjung harus memarkir motor / mobil dibawah (pintu masuk) dan menaiki kendaraan wisata yang disediakan pihak pengelola. Ketika Anda akan naik angkutan, Anda akan diberikan tiket (mirip tiket busway) yang akan dimasukkan ke mesin pengecek tiket. Jika Anda valid, Anda diperbolehkan untuk naik kendaraan wisata. Jarak yang ditempuh dari pintu masuk ke Kawah Putih sekitar 5 KM. Dulu waktu SMA saya berjalan kaki dari bawah karena motor teman saya mogok, pantesan kaki saya leklok haha.

Anda tidak akan menemukan penjual makanan di Kawah Putih. Anda akan menemukan jasa foto yang memberikan harga Rp 10.000 / foto untuk wisdom (entah untuk wisman, mungkin lebih mahal). Kemudian Anda juga akan menemukan penjual masker yang kadang sedikit mengganggu karena harganya berbeda – beda. Ada yang menjualnya Rp 2.000, ada pula yang menjualnya Rp 3.000. Semua pedagang makanan dan souvenir dipindahkan ke pintu masuk untuk menjaga ketertiban di sekitar Kawah Putih. Dulu waktu SMA, keadaan di Kawah Putih cukup semerawut karena parkir dan penjual makanan tergabung di satu tempat.

Sesampainya di Kawah Putih, Anda akan menjumpai berbagai wisatawan. Saya menemukan wisatawan dari Eropa, Timur Tengah, China, Asia Tenggara, dan tentu saja dari Indonesia dari berbagai daerah. Mungkin karena pemerintah kabupaten saat ini gencar mempromosikan Kawah Putih, jadi banyak sekali wisman dan wisdom yang berkunjung. Dengan keadaan yang lebih terkelola dengan baik Anda akan merasa nyaman ke Kawah Putih. Disana terdapat toilet yang bersih, Mushola, parkir mobil yang rapi, dan pusat informasi yang akan membantu Anda. Selain itu Anda juga akan melihat tugu yang bertuliskan Kawah Putih berwarna oranye. Miriplah dengan tulisan Dago yang ada di Taman Cikapayang. Kemudian ada juga gapura yang bertuliskan huruf Sunda yang berbunyi, “Wilujeng Sumping di Wisata Kawah Putih ….” (saya lupa huruf selanjutnya, mungkin Anda dapat membacanya 😀 ).

Suasana di Kawah Putih

Suasana di Kawah Putih

Suasana Kawah Putih

Suasana Kawah Putih

Suasana Kawah Putih

Suasana Kawah Putih

kawah-putih-6

Suasana Kawah Putih

Suasana Kawah Putih

Suasana Kawah Putih

Suasana Kawah Putih

Suasana Kawah Putih

Suasana Kawah Putih

Suasana Kawah Putih

Suasana Kawah Putih

Di Kawah Putih Anda dapat berfoto selama mungkin. Tentunya jika Anda tidak sensitif dengan bau belerang yang berupa gas, dan debu vulkanik tipis. Disana Anda akan merasakan sensasi dingin dengan hamparan air biru yang cukup luas. Tempat ini banyak sekali memiliki spot yang indah untuk mengambil foto. Anda dapat mengambil dari sela – sela pohon yang sudah terbakar, ujung telaga, gundukan pasir, diatas batu, atau di sekitar pinggir kawah. Kawah Putih ini cukup dalam, disana Anda akan menjumpai pembatas berupa tali yang tidak boleh Anda lewati. Ada pula tulisan peringatan bahwa Anda tidak boleh berenang di Kawah Putih. Jika Anda nekat, kulit Anda akan melepuh atau Anda keracunan belerang. Karena Kawah Putih ini bekas letusan gunung dan bukan tempat berenang. Jika Anda memiliki cukup waktu Anda dapat mengelilingi kawah dan mengambil foto dari pinggir kawah tersebut.

Pinggir kolam di kawah putih

Pinggir kolam di kawah putih

Pinggir kolam di kawah putih

Pinggir kolam di kawah putih

Pinggir kolam di kawah putih

Pinggir kolam di kawah putih

Pinggir kolam di kawah putih

Pinggir kolam di kawah putih

Pinggir kolam di kawah putih

Pinggir kolam di kawah putih

Pinggir kolam di kawah putih

Pinggir kolam di kawah putih

Untuk menuju jalan pulang Anda tinggal menaiki kendaraan wisata di urutan terdepan. Anda tidak perlu membayar lagi karena diasumsikan Anda sudah membayarnya diawal, jadi tinggal naik saja. Ada beberapa tips yang dapat Anda simak berikut ini:

  • Usahakan bawa uang lebih jika Anda ingin membeli makanan di pintu masuk Kawah Putih. Ada masakan Sunda, masakan Padang, Warung Tegal, Toko Manisan, Toko Strawberry & Blackberry, dan lainnya.
  • Jangan merokok diatas, karena dilarang
  • Bawalah kamera jika Anda ingin foto sepuasnya
  • Bawalah masker sendiri agar tidak perlu membeli disana
  • Usahakan datang lebih pagi agar berjaga – jaga apabila gas belerang aktif kembali
  • Patuhi perintah yang diberikan oleh pengelola
  • Untuk Anda yang ingin foto prewedding, sediakan uang sekitar Rp. 500.000 yang dibayar di tempat saat Anda membeli tikete
  • Bawalah kresek atau kantong reusable untuk menampung sampah Anda sendiri selama di Kawah Putih. Jangan merusak keindahan Kawah Putih ini!
  • Bawalah kresek atau kantong reusable untuk memungut sampah yang Anda jumpai di Kawah Putih. Mari kita jaga kebersihan bersama
Hutan di Kawah Putih

Hutan di Kawah Putih

Hutan di Kawah Putih

Hutan di Kawah Putih

Hutan di Kawah Putih

Hutan di Kawah Putih

Hutan di Kawah Putih

Hutan di Kawah Putih

Bagi Anda yang mempunyai mobil dan tinggal di Bandung, Anda dapat menuju kawah putih dengan melalui Kopo -> Soreang -> Ciwidey -> Kawah Putih atau Dayeuh Kolot -> Bale Endah -> Banjaran -> Soreang -> Ciwidey -> Kawah Putih. Jika Anda berasal dari kota lain, Anda dapat keluar dari Tol Kopo dan masuk ke Soreang. Jika Anda keluar dari Tol Buah Batu, Anda dapat menuju Dayeuh Kolot. Jika Anda tidak memiliki kendaraan, Anda dapat naik angkutan berupa minibus atau biasa disebut elef, dari Terminal Leuwi Panjang ke Ciwidey. Mungkin harganya sekitar Rp. 20.000, kemudian Anda dapat naik angkot dari Terminal Ciwidey jurusan Ciwidey – Patengang dengan tarif Rp. 5.000 ~ Rp. 7.000 untuk turun di depan Kawah Putih. Bagi Anda yang menaiki kendaraan roda dua, Anda butuh Rp. 15.000 ~ 25.000 untuk pulang pergi dari Bandung ke Ciwidey. Oh yah, jika Anda suka dengan manisan kulit jeruk atau orang Ciwidey biasa menyebutnya Kaluwa, Anda harus membelinya di Kota Ciwidey.

Kalua Jeruk di Ciwidey

Kalua Jeruk di Ciwidey

Toko oleh - oleh di Ciwidey

Toko oleh – oleh di Ciwidey

Semoga menyenangkan di sebuah tempat yang bernama Kawah Putih :D.

Iklan

3 pemikiran pada “Wisata Serba Putih di Kawah Putih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s