Kenapa Saya Menggunakan Layanan Git?

Git merupakan sebuah perangkat untuk membantu Anda dalam mengelola proyek perangkat lunak Anda secara kolaborasi dengan rekan satu tim Anda, serta membantu Anda dalam melakukan pembaharuan versi yang akan dirilis kepada publik atau pengguna perangkat lunak Anda. Pembaharuan versi biasanya dilakukan karena ada penambahan fitur yang berasal dari saran, penemuan bug, ataupun rencana yang tertunda dalam mengimplementasikan fitur kepada proyek perangkat lunak Anda. Git merupakan sebuah version control system yang bersifat distributed tidak seperti SVN yang bersifat centralized. Artinya Anda dapat melakukan perubahan di komputer Anda terlebih dahulu, kemudian dapat menggabungkannya kepada repositori master yang tersimpan di server yang menyimpannya.

Mungkin sederhananya begini saja kita asumsikan bahwa kita seorang mahasiswa, dengan menggunakan layanan Git Anda tidak perlu melakukan hal seperti ini:

  • mengerjakan tugas besar secara berkelompok, masing – masing dibagi tugas, kemudian setelah semuanya beres, Anda bersama tim mulai menggabungkan source code yang ditulis di laptop masing – masing kemudian menggabungkannya dengan menggunakan sebuah flash disk
  • masih soal mengerjakan tugas besar, ternyata ada kode yang bertabrakan di file yang sama, Anda bersama tim harus mengeluarkan waktu lebih untuk memperbaiki kode tabrakan tersebut. Dan ketika digabung ternyata masih error dan Anda pun kebakaran jenggot
  • masih soal mengerjakan tugas besar, ternyata eh ternyata teman Anda pulang kampung dan Anda membutuhkan kode program yang sudah dikerjakan teman Anda untuk digabungkan dengan kode program utama. Tapi sayangnya karena dikirim lewat e-mail kode program pun jadi berantakan untuk digabungkan
  • masih soal mengerjakan tugas besar, suatu ketika laptop Anda kecebur, laptop teman Anda terkena virus dan semua file terhapus, laptop teman Anda yang menggunakan Linux ada yang menjaili karena seseorang melakukan rm -RF / ke harddisk-nya, dan masih banyak lagi masalah dan kecelakaan mendadak yang membuat Anda harus membuat kode program lagi dari awal
  • kita ganti topik deh, Anda ingin berkontribusi ke sebuah proyek open source tapi Anda malah ditolak karena belum menggunakan layanan Git yang digunakan oleh proyek open source tersebut
  • contoh lainnya, ternyata perusahaan tempat Anda kerja praktek di tempat yang tidak menggunakan SVN, tapi menggunakan layanan Github dan Bitbucket versi Enterprise. Akhirnya Anda pun harus berpacu dengan waktu untuk mempelajari layanan Git tersebut.
  • dan mungkin masih banyak hal lainnya yang mungkin terjadi

Bisa dikatakan bahwa menggunakan Git cukup mudah. Kenapa? untuk menggunakan Git Anda dapat menggunakan layanan gratis seperti dari Github, Bitbucket, atau Gitorious cukup dengan menggunakan akun e-mail Anda dapat menyimpan repository perangkat lunak Anda disana. Anda pun tidak harus menjadi seorang yang mahir dalam pemrograman dahulu karena hal tersebut tidak ada hubungannya sama sekali dengan penggunaan layanan diatas. Sekalipun Anda pemula, layanan Git diatas memiliki sejumlah dokumentasi dan help yang sangat mudah untuk diimplementasikan dan dipraktekan. Misalnya Github, mereka memberikan sebuah tutorial dalam bentuk website interaktif yang dinamakan Try Github. Anda dapat belajar terlebih dahulu cara penggunaan Git di Github, kemudian sampai akhirnya Anda dapat membuat akun Anda di Github. Anda juga bisa belajar Git di Kelas Git KelasKita. Apabila Anda masih merasa belum mahir untuk menggunakan Git di layanan Git, mulai sekarang segeralah coba buka help atau dokumentasi layanan Git tersebut agar Anda tidak merasa terhambat. Kapan bisanya atuh 😀 kalau gak dimulai – mulai.

Halaman help Bitbucket

Halaman help Bitbucket

Try Github dari CodeSchool

Try Github dari CodeSchool

Kelas Git di KelasKita

Kelas Git di KelasKita

Dulu saya mempelajari Git bersama kakak kelas saya yang mengajarkan saya CodeIgniter, kemudian karena masih kurang paham dan tidak pernah menggunakannya kembali, saya mempelajari Git bersama kakak kelas saya yang lain yang mengajarkan saya Django. Sederhana sekali karena di prodi tempat saya kuliah memang belum menyediakan layanan version control system yang dibutuhkan mahasiswanya agar dapat melakukan pembangunan perangkat lunak secara kolaboratif.. Berikut ini adalah manfaat yang saya lakukan dengan menggunakan layanan Git:

  • saya dapat berkontribusi kepada proyek open source seperti IGOS Nusantara Development Kit, walaupun cuma sedikit kontribusi yang saya berikan
  • Dulu waktu PLA pun saya menggunakan Github untuk mengerjakan sebuah proyek e-learning yang akan digunakan UNPAD bernama MELISA. Kebetulan waktu itu repositorinya dibuat privat di Github. Hal tersebut terjadi karena pihak dimana saya PLA tidak ingin kodenya diklaim oleh orang lain. Tapi sepertinya sekarang sudah tidak dibuat privat lagi
  • saya tetap belajar menggunakan layanan Git tersebut untuk keperluan saya pribadi seperti menyimpan ulikan saya baik itu yang saya sembunyikan ataupun saya buka
MELISA yang disimpan di Github

MELISA yang disimpan di Github

Halaman dashboard Github yang berisi informasi repositori yang saya miliki, repositori yang saya fork, dan repositori yang saya ikut kontribusi di dalamnya

Halaman dashboard Github yang berisi informasi repositori yang saya miliki, repositori yang saya fork, dan repositori yang saya ikut kontribusi di dalamnya

Seperti yang kita ketahui bersama tentu ada kode program kita yang mungkin dibuka saja, atau ingin kita sembunyikan. Layanan Git diatas dapat mengakomodasi hal tersebut. Sepengetahuan saya yang masih pemula ini, Github secara default menyimpan repositori Anda secara publik, artinya repositori Anda dapat dilihat orang lain dan dapat diubah kode programnya tapi tentunya dengan sepengathuan dan seiziin Anda. Jika ingin menggunakan repositori privat, Anda harus membayar sekian dollar agar repositori Anda tidak ditampilkan ke publik. Dengan menggunakan Bitbucket Anda dapat membuat repositori Anda menjadi privat apabila orang yang terlibat di dalamnya <= 5, sedangkan jika lebih dari 5 maka akan bersifat publik, tapi tentu saja walaupun <= 5 bisa diatur untuk menjadi publik. Sedangkan Gitorious dapat menyimpan repositori Anda secara privat juga. Jadi bagi Anda yang merasa takut kode programnya akan dicontek orang lain, pilihlah layanan atau paket yang sesuai. Selain itu di dalam sebuah layanan Git, Anda dapat membuat sebuah issue untuk memberikan saran terhadap proyek perangkat lunak Anda, atau wiki yang dapat membantu programmer lain memahami proyek perangkat lunak Anda.

Di BitBucket bisa privat loh

Di BitBucket bisa privat loh

Sekedar informasi saja, Git ini digunakan oleh Linus Torvald dalam membangun Kernel Linux bersama programmer, hacker, dan orang terkait lainnya dari berbagai belahan dunia dan perbedaan zona waktu untuk berkolaborasi dalam mengembangkan Kernel Linux. Sekedar saran, bila Anda membuat sebuah repositori, buatlah README atau Wiki sederhana agar orang lain tidak kesulitan untuk memahami repositori tersebut.

Semoga bermanfaat 😀

Iklan

Satu pemikiran pada “Kenapa Saya Menggunakan Layanan Git?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s