Segeralah Berkarya: Berhentilah Menjelekkan Framework Lain

Sudah tidak aneh bagi yang ikut forum suatu bahasa pemrograman akan menemukan posting-an yang mengunggulkan satu framework yang digunakan pengirim post dan mengutarakan “kejelekan” dari framework lain yang tidak dipakainya. Memang tidak salah membahas atau mengirim tulisan orang yang membahas hal tersebut. Namun kadangkala posting-an tersebut malah memicu perdebatan yang akhirnya menggulirkan bola panas sampai akhirnya ada beberapa orang yang dihapus atau keluar dari grup. Tentunya hal ini dapat membuat sebuah diskusi di grup atau forum menjadi tidak harmonis.

Sebenarnya untuk apa menjelekkan framework lain yang mungkin saja belum tentu dia pernah pakai dan merasakannya. Mungkin ada banyak alasan kenapa ada pembahasan yang membuat seseorang membahas pembandingan framework namun hanya bertujuan untuk menjelekkan framework lain. Bisa jadi mencari popularitas dari jasa atau barang yang dia jual, mungkin juga memang hobi meramaikan suasana, atau bisa jadi punya modus operandi lain yang tidak bisa diungkapkan kepada publik.

Kenapa menjelekkan framework lain itu agak kurang baik?

Gak pernah bikin frameworknya tapi hanya bisa komentar

Ya, mungkin orang yang suka seperti itu lagi khilaf kalau dia sendiri belum pernah berkarya menggunakan framework favoritnya atau mungkin baru belajar. Lagipula tiba – tiba bilang jelek padahal dia belum pernah terlibat dalam pembuatan. Mungkin ga heran, kalau misalnya mantan developer sebuah framework tiba – tiba buka – bukaan rahasia mengenai kesalahan dan ketidakunggulan dari framework yang dia kembangkan. Tapi sampai sekarang saya belum menemukan seorang developer sebuah framework begitu keluar lantas membuka kesalahan framework yang dikembangkannya. Kalaupun keluar dia membuat sesuatu lain yang lebih fenomenal. Nah ini kok bisa ada orang yang baru tahu frameworknya tiba – tiba bilang framework ini jelek. Paling tidak baca dulu dokumentasinya dan lihat contoh karyanya baru deh bisa menentukan apakah ini bagus atau tidak.

Lagipula kebanyakan framework untuk membuat game atau web biasanya kan dirilis dalam versi “free” yah, jadi kalau emang ga cocok yah sudah tinggalkan aja :D.

Mending ikut kontribusi mengembangkan framework favorit

Ada waktu yang terbuang ketika sebuah perdebatan mengenai framework ini bagus framework itu jelek di sebuah forum. Kenapa terbuang? yah ujungnya debat kusir hingga berujung pertengkaran. Andai saja waktu yang terbuang tersebut digunakan untuk berkarya mungkin lebih baik. Atau kalau memang merasa framework favoritnya bagus, coba beranikan diri melamar ke pemilik framework untuk menjadi kontributor sehingga framework favorit semakin favorit. Mungkin itu lebih baik dan bermanfaat, tentunya bagi komunitas dan diri sendiri.

Mending bikin artikel yang mempromosikan framework yang dipakai

Kalau merasa hanya sebagai pengguna, bisa jadi membuat sebuah artikel aja walaupun cuma hello world akan membantu orang lain yang kalangkabut ketika membuat framework favorit kita. Tidak jarang orang mencari sebuah artikel yang berbahasa Indonesia karena dianggap lebih baik. Bahkan menurut saya pribadi saya masih harus mencari tulisan berupa tutorial atau penjelasan dari beberapa framework yang ingin saya ketahui. Dokumentasi yang pasti ditemukan yah Bahasa Inggris lagi, oleh karena itu mari kita buat tulisan yang mempromosikan framework yang dipakai agar orang lain dapat tertarik.

Bisa jadi tulisan yang dibuat membahas resep, tutorial berseri, ataupun pemecahan terhadap suatu masalah yang tidak bisa dijawab di forum. Tulisan Anda yang seperti itu pasti akan jauh lebih bermanfaat.

Membuat sebuah karya berupa demo ataupun proyek mini

Sangat mengesankan bila ada orang yang berkarya dengan membuat sebuah aplikasi demo atau proyek mini dengan framework favoritnya. Mengapa tidak? karena hal tersebut akan memberikan inspirasi pada orang lain bahwa berkarya lebih dari sekedar menggunakan framework itu sendiri. Tak jarang ada yang sampai menelurkan karya berupa aplikasi enterprise ataupun membuat sebuah tools yang dapat membantu penggunaan framework tersebut. Ada juga yang dengan sukarela membagi hasil nguliknya kepada orang lain yang belum merasakan membuat sebuah proyek mini.

Memang ada fasenya dimana orang baru belajar, sampai akhirnya membuat sebuah karya setelah dia lama belajar. Dan saya berharap semakin banyak orang – orang yang membuat karya dengan framework favoritnya masing – masing.

Setiap framework mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri

Terlepas dari cara pandang dan pengalaman, tentu saja pengalaman saya masih minim di dunia yang keras ini. Tapi setiap framework memiliki kelebihan dan kekurangannya masing – masing. Kita sempitkan ke dalam framework web saja yah. Misal ada web framework yang mendukung object relational mapper ada juga yang tidak. Ada web framework yang mendukung sistem templating, ada juga yang tidak dimana Anda harus memasang engine atau modul tambahan untuk mendukung hal tersebut. Ada web framework yang dokumentasinya lengkap, ada juga yang masih belum lengkap. Jadi sebenarnya yang membuat sebuah framework favorit itu yah banyaknya informasi mengenai framework tersebut. Semakin banyak yang membuat informasi seputar framework tersebut tentu akan bertambah kepopulerannya. Bisa besar atau nggak.

Tapi tentu saja kembali lagi kepada penggunanya, bagus atau jeleknya suatu framework yah tergantung orangnya. Kalau orang yang sudah malang melintang di dunia persilatan pasti mempunyai berbagai variabel dan sudut pandang kenapa sampai framework tersebut tidak sesuai dengannya. Kalau masih mencari jati diri? mending baca dokumentasi resminya dulu deh atau paling tidak cobalah googling untuk mencari tahu mengenai kelebihan dan keunggulan dari suatu framework.

Fase tersebut pernah saya rasakan waktu dulu ketika masih mencari jati diri. Namun akhirnya beberapa teman menyarankan saya untuk fokus dan tidak membuang waktu untuk mencoba semua framework apalagi sampai berpura – pura expert karena sudah banyak mencoba framework. Dan alhamdulillah, saat ini saya sudah berhasil fokus hanya untuk mencoba beberapa framework dan itupun berbeda untuk setiap bahasanya.

Untuk web framework saya lebih fokus menggunakan Django (web framework untuk Python) dan Express.js (web framework untuk Node.js). Ada berbagai alasan dan pertimbangan kenapa saya memfavoritkan kedua framework tersebut. Pastinya Anda yang membaca tulisan ini pun punya favorit Anda masing – masing.

Jadi ketimbang ikut debat kusir sampai berjam – jam dan hanya membuat bete diri sendiri. Mendingan berkarya pakai framework favorit. Mungkin akan lebih bermanfaat ketimbang sekedar mencari api di dalam sebuah forum :D.

Iklan

3 pemikiran pada “Segeralah Berkarya: Berhentilah Menjelekkan Framework Lain

  1. saya suka artikel ini… dari pada terus hina sana sini mending kita tunjukkan… 😀 gan django nya di bukuin gan biar bisa jadi “fix” untuk para mereka yang ingin belajar Django… hehehe

    • masih tipis euy :D, kalau dibukukan, saya pernah ngobrol dengan salah satu penerbit buku IT di Indonesia bahwa dalam membuat buku harus besar pasarnya baru bisa dipublish :|.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s