Mengontrol Lingkaran di Tkinter melalui Arduino

Akhir pekan ini saya mencoba untuk mengatur ukuran lingkaran yang digambar di Canvas yang dimiliki Tkinter melalui Arduino. Arduino tersebut menerima data dari potentiometer yang Vout nya dihubungkan ke pin Analog A0 dan Vin nya dihubungkan ke tegangan 5v. Data yang dikirimkan melalui potentiometer tersebut diterima oleh aplikasi Python yang menggambar lingkaran menggunakan Python.

Breadboard dari Circle Blue

Breadboard dari Circle Blue

Dengan menggunakan PySerial, hal tersebut dapat diwujudkan agar aplikasi Python tersebut dapat berkomunikasi dengan Arduino. Berikut ini adalah isi dari source code circle_blue.ino yang di-upload ke Arduino:

Baca lebih lanjut

Iklan

Kelas Python Dasar Bagian – 1 di KelasKita

KelasKita adalah sebuah platform untuk e-learning yang digagas dan dibangun oleh Ali Kusnadi, seorang kontributor di salah satu komunitas Ubuntu di Indonesia. Ali membangun KelasKita dengan menggunakan Django, sebuah web framework berbasis Python, dan MongoDB (basis data nonrelasional yang jarang dikenalkan di jurusan IT atau Ilmu Komputer). Dengan menggunakan KelasKita, Anda dapat membuat kelas virtual yang terdiri dari materi, kuis, tanya jawab, dan diskusi bersama. Materi yang Anda sampaikan dapat berupa video, slide, dokumen, ataupun halaman web. Hadir pula fitur penunjang lainnya seperti sosial media terintegrasi, papan tulis kolaboratif, dan video conference.

Kelas Pemrograman Python Dasar 1 - di KelasKita

Kelas Pemrograman Python Dasar 1 – di KelasKita

Daftar Materi di Kelas Pemrograman Python Dasar 1 - di KelasKita

Daftar Materi di Kelas Pemrograman Python Dasar 1 – di KelasKita

Saya pun ikut membuat kelas virtual di KelasKita. Dengan judul kelas Pemrograman Python Dasar – Bagian 1, saya akhirnya merampungkan kelas tersebut dan saat ini sudah diikuti oleh 15 peserta. Dengan komposisi pembelajaran yang terdiri dari 12 materi dan 2 kuis, saya menyampaikan materi yang terdiri dari:

Baca lebih lanjut

Kontrol Arduino via Web dengan Python

Arduino merupakan sebuah mikrokontroler yang dirancang oleh Massimo Banzi dan tim untuk mempermudah pengembangan perangkat berbasis mikrokontroler. Dengan Arduino seseorang dapat mencoba untuk terjun mempelajari mikrokontroler dengan lebih mudah. Bahkan bila Anda seorang yang mahir, Anda dapat melakukan berbagai hal dan membuat sebuah produk dengan Arduino.

Arduino sendiri mempunyai sebuah perangkat pemrograman yang dinamakan Arduino IDE. Dengan perangkat lunak tersebut, Anda dapat membuat program untuk Arduino yang Anda miliki dengan menggunakan bahasa C yang sudah dirancang khusus untuk Arduino. Anda dapat melakukan pengendalian terhadap LED, kecepatan motor, mendapatkan nilai dari sensor, dan banyak hal lainnya yang belum saya coba.

Baca lebih lanjut

Menggunakan Aplikasi FixParts saat Instalasi di HP ProBook 4320s

Apakah Anda sedang mengalami hal ini?

/dev/sda/ gagal terdeteksi

 

Saya sendiri mengalami hal seperti pada gambar diatas ketika ingin memasang Ubuntu 14.04 di laptop kantor yang bermerk HP dengan seri ProBook 4320s. Tentunya sangat kurang puas karena saya tidak dapat menggunakan Linux di laptop tersebut. Saya pun mendapat saran dari teman saya yang merupakan anggota divisi infrastruktur untuk melakukan penulisan MBR di harddisk dari laptop tersebut.

Saya pun googling dan mendapatkan sebuah tanya jawab dengan judul Ubuntu 14.04 installer doesn’t show existing partitions di SuperUser.Com, dan mencoba memahami apa yang didiskusikan. Setelah selesai membaca saya mendapatkan beberapa langkah yang harus dipahami:

Baca lebih lanjut

Memanfaatkan Fitur HTML5 LocalStorage di Browser

Pernahkah Anda mengira bahwa menyimpan data client dapat dilakukan selain di cookies? di HTML5 ini terdapat sebuah fitur baru yang dinamakan dengan LocalStorage. LocalStorage membantu pengembang web untuk menyimpan data user di browser yang user gunakan. Sekalipun browser dihentikan, data akan tetap tersimpan sampai data di LocalStorage dibersihkan. Sebagai pratinjau, silahkan simak kode program berikut, kemudian cobalah jalankan di browser Google Chrome terbaru:

<!DOCTYPE HTML>
<html>
    <head>
        <title>Local Storage Demo</title>
    </head>
    <body onload="muatPengaturan()">
        <div style="text-align:center;">
            <h1>Pengaturan Permainan</h1>
            <form>
                nama: <input type="text" id="nama" name="nama" placeholder="Nama.." /><br/>
                level: <select id="level" name="level">
                            <option value="mudah">Mudah</option>
                            <option value="normal">Normal</option>
                            <option value="sulit">Sulit</option>
                        </select> <br/>
                volume suara: <input type="range" id="suara" name="suara" onchange="console.log('suara berubah...')"/><br/>
                volume musik: <input type="range" id="musik" name="musik" onchange="console.log('musik berubah...')"/><br/>
                <input type="button" value="Simpan" onclick="simpanPengaturan();" />
            </form>
        </div>
    </body>
    <script type="text/javascript">
        
        function muatPengaturan(){
            document.getElementById('nama').value = localStorage.getItem('nama');
            document.getElementById('level').value = localStorage.getItem('level');
            document.getElementById('suara').value = localStorage.getItem('suara');
            document.getElementById('musik').value = localStorage.getItem('musik');
        }
        
        function simpanPengaturan(){
            nama = document.getElementById('nama').value;
            level = document.getElementById('level').value;
            suara = document.getElementById('suara').value;
            musik = document.getElementById('musik').value;
            
            localStorage.setItem('nama', nama);
            localStorage.setItem('level', level);
            localStorage.setItem('suara', suara);
            localStorage.setItem('musik', musik);
            
            return false;
        }
    </script>
</html>

Semoga bermanfaat 😀

E-Speak Front-End menggunakan IGNSDK

E-Speak adalah sebuah perangkat Text To Speech yang terdapat di Linux. E-Speak hadir dalam lebih dari 20 bahasa yang disediakan, mulai dari Bahasa Indonesia, Inggris, Melayu, Perancis, Belanda, dan lainnya. E-Speak memiliki beberapa frontend seperti Gespeaker. Namun saya mencoba untuk membuat frontend sederhana menggunakan IGNSDK. Berikut adalah potongan kode utama dari frontend E-Speak menggunakan IGNSDK:

<!doctype html>
<html>
<head>
<script type="text/javascript" src="qrc:///js/jquery.js"></script>
<script type="text/javascript" src="qrc:///js/ign.js"></script>
<script type="text/javascript">
	$(document).ready(function(){
        var sys = ign.sys();
		$('#tombol-baca').click(function(){
            var teks_yang_akan_dibacakan = $('#teks-bicara').val();
            sys.exec("espeak -v"+$('#pilihan-bicara').val()+" '"+ teks_yang_akan_dibacakan +"'");
        });
	});
</script>
</head>
<body>
<h1>IGN E-Speak</h1>
<i>info: saat ini hanya mendukung tiga bahasa</i>
<form>
    <textarea id="teks-bicara" rows="14" cols="38"></textarea> <br />
    Pilih Bahasa:
    <select id="pilihan-bicara">
        <option value="id">Indonesia</option>
        <option value="en">Inggris</option>
        <option value="es">Spanyol</option>
    </select>
    <br/>
    <input type="button" id="tombol-baca" value="Bacakan" />
</form>
</body>
</html>

Untuk lebih lengkapnya Anda dapat melihatnya di Github IGNSDK E-Speak FrontEnd.

Semoga bermanfaat dan menginspirasi :D.

Curug Tersembunyi di Katumiri

Kali ini liburan selepas coding yang saya lakukan adalah mencari air terjun yang bernama Curug Penganten. Saya terpacu untuk mulai mencarinya, karena saya melihat sebuah blog yang menceritakan berbagai curug yang terdapat di Kota Bandung. Setelah googling dan menemukan sebuah artikel di Bandung Traveler, saya mulai membaca informasi tentang Curug Penganten. Curug tersebut berada di Perumahan dan Wisata Alam Katumiri, Cihanjuang, Bandung Barat. Saya sendiri sedikit mengerutkan mata, kok ada wisata alam yang harus melewati dulu komplek rumah. Tapi menurut informasinya memang seperti itulah keadaanya, kita harus melewati dulu perumahan barulah sampai di Wisata Alam Katumiri. Menurut legenda, di Curug Penganten ini ada sepasang pengantin yang terjatuh hingga meninggal dari atas hingga dasar Curug. Karena itulah disebut Curug Penganten.

Dalam pencarian Curug Penganten, saya mengajak Herdi, Andri, dan Fajar yang ketiganya merupakan adik angkatan semasa kuliah di ilmu komputer, UPI. Kebetulan mereka sedang tidak ada jadwal dan ingin berpetualang juga, jadi kami mulai menjelajah mencari Katumiri ini dari Cicarita -> Ciwaruga -> Parongpong -> Cihanjuang. Setibanya di Katumiri, memang benar ternyata kita harus melewati dulu perumahan warga Katumiri. Setelah bertanya pada Pak Satpam, kami melanjutkan perjalanan dari pintu masuk hingga lokasi Wisata Alam Katumiri. Di pintu masuk Wisata Alam, kita harus membayar tiket per orang sebesar Rp 6.000 / orang dan parkir motor Rp 1.000 per motor. Selain Curug Penganten, di Katumiri ini cukup banyak wahana yang dapat dinikmati. Ada flying fox, golf, rapelling, horsing, mini ATV, mini motor cross, jembatan pandang, dan lainnya. Ada juga cottage, saung, dan mushala yang dapat dinikmati oleh keluarga atau grup Anda jika ingin bermalam di Katumiri.

Peta Wisata Alam Katumiri

Peta Wisata Alam Katumiri

Lembah di Wisata Alam Katumiri

Lembah di Wisata Alam Katumiri

Baca lebih lanjut